Menangisi Janji

Sudah berapa juta kali kamu melihatku marah?

Saya yakin bukan hal yang baru. Kamu mengenalku dengan sangat baik, memendam kekesalan bukanlah diriku. Dan sangat tersiksa rasanya tak mampu kusampaikan kekesalanku. Hari ini terjadi lagi, aku kesal pada seorang kawan.

Saya adalah orang yang tak pernah menutupi diriku. Tak ada jaim dan sebagainya. Begitupun ketika tawaran berjalan-jalan ke gunung ditawarkan padaku. Bahagia? Tentu saja. Bahkan saya rela meluangkan waktu diantara sekian banyak agenda hanya untuk memberikanmu waktu menepati janjimu.

Ini bukan tentang perjalanan denganmu. Jangan khawatir, saya tak semurahan itu mudah jatuh cinta. Saya hanya tak sabar melihat langsung keindahan alam yang bahkan sudah kureka-reka keindahannya di kepalaku.

Inilah saya.. diusia 24 tahun masih saja seperti anak kecil yang menangisi janji. Sungguh kekanakan, bukan?

Penulis: Fany

A Beautifull mind^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s