Dinda Dindong

“Oi fan!, Fan, dimana? Fan, puasa?

Fan, liat tuh.. fan, tau gak? fan itu cakep  loh!, hmmm.. enak..”

    Mudah sekali rasanya akrab dengan perempuan ini. Dinda namanya. Usianya 2 tahun dibawah usiaku namun “lebih tua” dariku. Sekali waktu ia pernah mencoba memanggilku kak fany dan rasanya aneh. Hahaha.. sudahlah. Gadis medan penyuka segala makanan, penyelamat maprodik ketika berhadapan dengan dosen yang dasyat, yang kerjanya kalau bukan tidur ya belajar ini sudah hampir setahun menjadi sahabat karibku yang sehati. Sehati dalam arti selera humor kami sama. Meski tak bersampingan, hanya dengan lirikan mata dari jauh, kita sudah bisa menertawakan hal yang sama yang tak ditangkap oleh teman yang lain. tidak hanya selera humor, kami selalu sefrekuensi dalam hal pendapat, pun jika tidak, ia bisa “mengalahkan” persepsiku dengan masuk akal. latar bealkang minat pada dunia volunteer dan “hobby” duduk di depanlah yang menjadi awal dekatnya kami. Beberapa jam lagi adalah hari ulang tahunnya. Entah karena keakraban tanpa batas yang dimiliki Maprodik, sudah dari jauh hari dia dengan tanpa rasa malu mengingatkan ulang tahunnya di kelas. Tentu saja dengan tanpa rasa malu pula kami mengingatkannya untuk membayar kas dulu kalau mau dibelikan kue. Hihihi.. sabar ya din.
 

 

Dinda anak yang cerdas. Semua mengakui itu, yah minimal maprodik. Kecerdasannya semakin terkonfirmasi setelah ia menjadi muridku main scrabble di kelas (serasa paling jago). Dia salah satu muridku yang dengan sombongnya menolak bantuan jawaban dariku karena tidak menemukan jawaban dan pada akhir permainan bisa mengalahkanku dalam pertandingan pertama. Kini dia selalu menantangku bermain lagi setelah kemenangannya yang satu kali itu. “baru sekali din.. siap-siap aja ya kalah :P”.
Selain dalam hal permainan, dalam hal makanan juga selera kita sama. Sama sama berpikir bagaimana bisa makan banyak namun tetap hemat, teman janjian puasa senin kamis dan sesekali teman membawa bekal. Dia termasuk pemakan segala. ketika ada makanan dan harus berbagi denganku, tentu saja ia pasti mengambil potongan yang lebih besar dan yang lebih kecil untukku. Ahahaha.. sangat tidak menguntungkan.
 
        
 
  Seperti yang sudah kusebutkan diawal, dinda kerjanya kalau tidak belajar ya tidur. Dia bisa tidur dimana saja tanpa mengenal waktu. Ketika di kelas saat yang lain tengah presentasi misalnya. Mungkin dari sekian banyak foto tidur di kelas yang tersebar, dia sudah bukan wajah baru lagi. Wkwkwk.. begitupun faktor budaya, darah medan yang mengalir didarahnya membuatnya terlihat cukup tegas sehingga tampak garang namun aslinya sangat konyol. Dia bisa tertawa dengan mudahnya bahkan seringkali tak mampu ia kontrol meski ada dosen sekalipun. Meski begitu ia pun anak yang lembut hatinya, ia bisa menangis hanya dengan menceritakan kondisi kliennya saat presentasi. Sungguh saya banyak belajar akan ketulusan darinya saat mendampingi klien.
 
      
Sekali waktu, ia pernah kehujanan sehingga basah dan menjemur kaus kakinya di bawah meja dosen. Jika saja tidak ditemukan oleh salah satu dari kami, mungkin kaus kaki itu akan abadi dibawah meja dosen. Beruntung tak satupun dosen menyadarinya, namun bisa saja ada yang menyadari namun sungkan tuk menyampaikan. Tentu saja ini kemudian menjadi bahan celaan dan tertawaan berhari-hari oleh kami, Maprodik.
 
    
Dinda.. dinda.. tentu saja masih banyak hal yang tak bisa dituangkan dalam tulisan. Adalah sebuah kesyukuran ketika Allah mengijinkan kita tuk berjumpa dan dekat seperti ini. semoga disisa usiamu ini semakin ceria, semangat berbagimu terus berkembang, senantiasa bermanfaat bagi sesama dan tetaplah seperti ini, menjadi dinda kesayangan kami dengan segala kebaikan dan kekuranganmu. Dalam ilmu kita sering kita sebut unconditional positif regard. Ya seperti itu...

Yogyakarta, 26 Maret 2017
 at 10.55 PM
 
 Temanmu,
Gadis Bugis-Makassar,
 Fany gak pake Ji.

 

Penulis: Fany

A Beautifull mind^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s