Si Penantang Hujan

aku lupa menanyakan siapa namanya,
lelaki kecil yang tampan,
dengan kaos merah oblong yang kebesaran.
kulitnya coklat terbakar matahari..
sekarang ia kelas 3 SD.
ojek payung itu profesinya..
tubuh kecil kurus yang terus menggigil,
menawarkan payungnya pada mereka yang berteduh..
ia bilang ia sudah disini sejak jam 6
hampir 3 jam ia menantang hujan..

mana orang tuamu ? tanyaku.
lagi ojek hujan juga jawabnya..

hujan sangat deras, tadi.
sambil mengejar payungnya yang disewa
aku pun senantiasa menemaninya dibawah payungku.
dengan sedikit berlari ia terus memeluk tubuhnya.

sudah makan dek ? tanyaku.
belum.. jawabnya.
belum sempat aku berbicara,
ia berlari.. cepat sekali..
mengejar payungnya,
dan berlari meninggalkanku..

cepat sekali..
pria kecil penantang hujan.

peristiwa-ojek-payung-01

[Fakta] Kebohongan Orang Tua !

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia. Itulah Kebohongan orang tua pada anaknya. Apa bukti bahwa mereka suka berbohong pada anaknya?

  1. KEBOHONGAN Orang Tua YANG PERTAMA.
    Cerita bermula ketika masih kecil, sebut saja si Andi, terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, sang Orang Tua sering memberikan porsi nasinya untuk Andi. Sambil memindahkan nasi ke mangkuk Andi, Orang Tua berkata : “Makanlah nak, aku tidak lapar”.
  2. KEBOHONGAN Orang Tua YANG KEDUA.
    Ketika Andi mulai tumbuh dewasa, Orang Tua yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, Orang Tua berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, Orang Tua memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu Andi memakan sup ikan itu, Orang Tua duduk disampingnya dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang Andi makan. Andi melihat Orang Tua seperti itu, hatinya tersentuh juga, lalu menggunakan sendok dan memberikannya kepada Orang Tua’nya. Tetapi sang Orang Tua dengan cepat menolaknya, ia berkata : “Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan” .
  3. KEBOHONGAN Orang Tua YANG KETIGA.
    Sekarang Andi sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abangnya dan dia, Orang Tua pergi ke koperasi pembuatan kotak korek api untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel merk’nya, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, Andi bangun dari tempat tidurnya, melihat Orang Tua masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaanny menempel kotak korek api. Andi berkata :”Ibu/bapak, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu/bapak masih harus kerja.” Orang Tua tersenyum dan berkata :”Cepatlah tidur nak, aku tidak capek”.
  4. KEBOHONGAN Orang Tua YANG KEEMPAT.
    Ketika ujian tiba, Orang Tua meminta cuti kerja supaya dapat menemani Andi pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, Orang Tua yang tegar dan gigih menunggu Andi di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Orang Tua dengan segera menyambut Andi dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untuknya. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat Orang Tua yang dibanjiri peluh, Andi segera memberikan gelasnya untuk Orang Tuanya sambil menyuruhnya minum. Orang Tua berkata :”Minumlah nak, aku tidak haus!”.
  5. KEBOHONGAN Orang Tua YANG KELIMA.
    Setelah kepergian sang ayah tercinta karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai seorang ayah dan juga ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumah Andi pun membantu ibu baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan keluarga Andi yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibu Andi untuk menikah lagi. Tetapi Orang Tua yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : “Saya tidak butuh cinta”.
  6. KEBOHONGAN Orang Tua YANG KEENAM.
    Setelah Andi dan abangnya semua sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Abang Andi yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : “Saya punya duit” .
  7. KEBOHONGAN Orang Tua YANG KETUJUH.
    Setelah lulus dari S1, Andi pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya Andi pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, Andi bermaksud membawa ibunya untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepada Andi “Aku tidak terbiasa”.
  8. KEBOHONGAN Orang Tua YANG KEDELAPAN.
    Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, Andi yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Andi melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap Andi dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibu Andi sehingga ibunya terlihat lemah dan kurus kering. Andi sambil menatap ibunya sambil berlinang air mata. Hatinya perih, sakit sekali melihat ibunya dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : “Jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan” .

Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibu Andi tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kali.

Mom & Dad.. I Love You

Sumber :
http://www.beritaunik.net/unik-aneh/inilah-bukti-bahwa-orang-tua-sering-membohongi-anaknya.html

Belajar dari Dunia Lain

hahaha… dari judulnya mungkin terdengar horor, tapi memang horor loh !

Awalnya lagi iseng nyari video di youtube
dan gak sengaja dapat video ginian..
tapi subhanallah..
coba deh dinonton..
tidak seram kok insya Allah^^
semoga ada yang bisa dipetik yah…

Intinya :
Pengetahuan dapat kita peroleh dimana saja, kapan saja dan dari siapa saja.. dari makhluk Gaib sekalipun !

ketika Wanita diciptakan..

Ketika Tuhan menciptakan wanita …
malaikat datang dan bertanya,
Mengapa begitu lama menciptakan wanita, Tuhan?
Tuhan menjawab,
Sudahkah engkau melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk wanita?” Lihatlah dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua itu hanya dengan dua tangan“.

Malaikat menjawab dan takjub,
Hanya dengan dua tangan? tidak mungkin!
Tuhan menjawab,
Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja 18 jam sehari“.

Malaikat mendekat dan mengamati wanita tersebut dan bertanya,
Tuhan, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?
Tuhan menjawab,
Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah air mata.
Untuk apa?“, tanya malaikat.

Tuhan melanjutkan,
Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan, serta wanita ini mempunyai kekuatan mempesona laki-laki, ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki wanita. Dia dapat mengatasi beban lebih dari laki-laki, dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri, dia mampu tersenyum saat hatinya menjerit, mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan. Dia berkorban demi orang yang dicintainya, dia mampu berdiri melawan ketidakadilan, dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang, dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia, dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran. Dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian, tapi dia mampu mengatasinya. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

“Cintanya tanpa syarat.
Hanya ada satu yang kurang dari wanita, Dia sering lupa betapa berharganya dia ..”

sumber :
http://www.beritaunik.net/renungan/ketika-tuhan-menciptakan-wanita.html

The 5 Litlle “Real” Heroes

5 bocah extraordinary yang bisa berbuat sesuatu yang besar walaupun orang lain menganggap mereka ‘kecil’

1. Nathan Thomson,
Bocah 9 tahun yang menyelamatkan ibunya dari tikaman orang tak dikenal
Bocah ini tertusuk di bagian wajah saat dia berkelahi untuk menyelamatkan ibunya dari seorang tak dikenal. Nathan Thomson melompat ke atas punggung Hugh Clark, seorang pemabuk yang ingin menusuk ibu Nathan, Ena saat mereka berada di jalan malam hari. Pemabuk itu lalu beralih ke arah Nathan dan menghunuskan pisaunya ke arah Nathan setelah menusuk Ena sebanyak 8 kali. Beruntung keduanya selamat dan peristiwa ini berhasil dihentikan pihak berwajib yang berada di sekitar tempat kejadian.

2. Charlie Simpson,
Bocah 7 tahun yang bersepeda keliling kota untuk mengumpulkan sumbangan bagi para korban gempa Haiti.
Charlie mengawali usahanya dengan pesan singkat, “Namaku Charlie Simpson, aku sedang berusaha mengadakan kegiatan sponsor bersepeda untuk Haiti karena di sana sedang terjadi gempa dan banyak orang kehilangan nyawa karenanya. Aku ingin mengumpulkan uang untuk membeli makanan, air, dan tenda bagi seluruh korban Haiti”. Charlie berharap untuk mengumpulkan uang sebanyak 500 euro dengan bersepeda sejauh 15 mil di sekitar taman kota. Namun usahanya telah menyentuh hati banyak orang dan membuatnya mengumpulkan 120. 000 euro bagi korban Haiti.

3. Lin Hao,
Anak laki-laki yang menyelamatkan teman sekelasnya saat gempa.
Lin Hao duduk di kelas 2 sekolah dasar dan menjadi ketua kelas dari 30 teman-temannya. Saat gempa bumi datang, seluruh bangunan runtuh dan menimpa Lin Hao serta teman-temannya. Seluruh kelas berusaha menyelamatkan jiwa masing-masing. Namun sebelum Lin Hao lari dari bencana itu, dia kembali ke reruntuhan dan menyelamatkan kedua temannya yang tersangkut di antara puing. Ketika ditanyakan mengapa dia mau mempertaruhkan nyawanya untuk kedua orang temannya, dengan enteng dia menjawab, “Aku adalah ketua kelas dan sudah seharusnya aku bertanggung jawab atas teman-temanku”.

4. Alexis Goggin,
Bocah tujuh tahun yang menggunakan tubuhnya sebagai perisai untuk melindungi nyawa ibunya.
Alexis Goggin, bocah yang masih duduk di kelas 1 sekolah dasar ini diberi predikat sebagai ‘malaikat dari surga’ setelah dia melompat di depan seorang pria bersenjata dan menjadikan tubuhnya sebagai perisai untuk menghalau 6 peluru yang ditujukan pada ibunya. Ibu sang gadis, Selietha Parker, 30, tertembak di bagian kiri pelipis dan lengannya oleh pacarnya yang mengamuk, dan sebelum dia menembakkan pelurunya lagi ke arah Selietha, Alexis melompat ke hadapan sang penembak dan memohon agar tidak mengambil nyawa ibunya. Beruntung nyawa keduanya masih bisa terselamatkan.

5. Ibrahim Ouaida,
Bocah 8 tahun yang tenggelam setelah menyelamatkan kakak perempuannya
Peristiwa ini terjadi ketika Ibrahim berenang di pantai Sandrigde, Melbourne bersama kakaknya Sarah yang berumur 10 tahun. Seketika ombak besar datang dan menyapu mereka ke arah laut lepas. Kakaknya yang tidak dapat bertahan terus berteriak meminta pertolongan. Saat itu juga Ibrahim datang dan berseru “Aku datang kakak, aku datang”. Ibrahim menarik kepala Sarah ke permukaan dan menjaga agar mereka tetap terapung dengan tetap berkata, “Aku menyayangimu kakak, kau akan baik-baik saja”. Setelah seorang tim penyelamat datang, Ibrahim memintanya untuk menyelamatkan kakaknya yang sudah tak sadarkan diri dan berkata “Tolong selamatkan dia, ibuku membutuhkannya, dia sangat berarti”. Setelah sang penyelamat menarik Sarah ke pantai dan mencari Ibrahim, nyawanya sudah tak tertolong. Atas jasanya, Ibrahim diberi ‘Bravery Medal’ oleh pemerintah setempat.

Nah.. yang sudah berumur ini gimana ?
Bagaimana denganmu kawan ?
apa yang telah kau berikan ?
berapa banyak ?
dan siapa saja ?
semoga bisa jadi bahan tuk merenung dan jangan lupa ACTION !^^

Silahkan di share.. Hal yang baik jangan sungkan tuk dibagi^^
Referensi :

5 Pahlawan Cilik yang Mengagumkan

Don Ritchie “an angel walks among us”

Setiap hari, manusia berjuang dengan hidup … yang bertahan kan menang.. yang kalah kan menyerah dan tidak sedikit yang berusaha mengakhiri hidupnya.. MIRIS ! banyak dari mereka sibuk dengan mengejar kepentingan masing-masing tanpa mencoba melihat dunia dengan cara yang berbeda.. Namun, Dunia masih punya orang-orang baik yang peduli dengan sesama.. menolong.. memberi.. dan berbagi.. itulah hidup yang sebenarnya.. dengan membahagiakan sesama.. Tidak sengaja, saya membaca sebuah artikel inspiratif tentang seorang Don Ritchie. sosok yang seharusnya kita tiru !


Namanya Don Ritchie, usianya sudah 84 tahun. Orang-orang disekitar tebing The Gap menjulukinya dengan sebutan “an angel walks among us”. Kenapa? Karena ia sudah menyeamatkan sekitar 160 orang dari bunuh diri (itu hanya angka yang resmi, perkiraanya Ritchie sendiri mengatakan bahwa ia sudah menyelamatkan sekitar 400 orang).

Tebing The Gap yang terletak di Watson bay, Sydney memang dikenal sebagai salah satu tempat favorit untuk bunuh diri. Sudah banyak orang bunuh diri di tebing ini karena dinilai tebingnya sangat tinggi dan sepi. Dan kebetulan Rumah Don Ritchie terletak persis di sisi seberang jalan dekat dari titik melompat tebing. Ritchie bangun setiap pagi dan melihat keluar jendela untuk memastikan apakah ada orang yang berdiri sendiri dengan posisi yang terlalu dekat dengan bibir tebing. saat itulah ia mengajak berbicara orang itu dan mengajaknya minum teh sembari memberikan petuah tentang betapa berharganya hidup ini.

Dengan caranya itu, ia sudah berhasil menggagalkan ratusan percobaan bunuh diri. Namun begitu, ia pernah juga gagal dalam menyelamatkan orang dari percobaan bunuh diri. saat itu ia sudah berhasil mengajak orang yang ingin melompat tebing, namun tiba-tiba, orang itu menolaknya dan berbalik ke arah tebing dan melompat. Saat itu perasaan Don Ritchie serasa hancur. Karena ia merasa gagal untuk menyelamatkan nyawa seseorang.

Dan atas jasanya itu, ia pernah diberi medali penghargaan oleh pemerintah Australia.

 

 

 

 

 

 

 

 

Subhanallah..
apakah kita sendiri pernah berpikir tuk melakukan hal yang sama ?
kita terlalu sibuk dengan dunia kita.. kesenangan kita..
semoga sosok Don Ritchie ini bisa memberikan inspirasi dan memicu rasa saling “peduli” dengan sesama (terlebih untuk saya pribadi)..

Editan artikel dari ::

Don Ritchie, Pria yang Sudah Menyelamatkan 160 Orang Dari Percobaan Bunuh Diri